<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Islam &#187; Nasihat</title>
	<atom:link href="http://islamsalafee.com/category/nasihat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://islamsalafee.com</link>
	<description>Memahami Islam sesuai Rasulullah dan para sahabatnya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Nov 2009 01:01:22 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Fatwa peringatan Maulid Nabi Sholallohu &#8216;alayhi wa sallam</title>
		<link>http://islamsalafee.com/fatwa-manhaj-nasehat-salafy/</link>
		<comments>http://islamsalafee.com/fatwa-manhaj-nasehat-salafy/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2009 03:58:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Manhaj]]></category>
		<category><![CDATA[Nasihat]]></category>
		<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[salafy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamsalafee.com/?p=281</guid>
		<description><![CDATA[Apakah hukumnya membacakan sejarah Rasululloh, sifat-sifat bersholawat di waktu perayaan maulid Nabi shalallahu ‘alayhi wa sallam?
Simak jawabannya dari fatwa Lajnah Daimah-Saudi Arabia disini. (taken from www.radiorodja.com)
Fatwa peringatan Maulid Nabi Sholallohu &#8216;alayhi wa sallam  (c) 
Kembali ke menu Salafy

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://islamsalafee.com/wp-admin/images/29.jpg" alt="salafy islam" width="248" height="242" />Apakah hukumnya membacakan sejarah Rasululloh, sifat-sifat bersholawat di waktu perayaan maulid Nabi shalallahu ‘alayhi wa sallam?</p>
<p>Simak jawabannya dari fatwa Lajnah Daimah-Saudi Arabia disini. (taken from www.radiorodja.com)</p>
<p><a title="salafy" href="http://islamsalafee.com/wp-admin/donlot/101-Fatwa_Maulid Nabi.mp3">Fatwa peringatan Maulid Nabi Sholallohu &#8216;alayhi wa sallam </a> (c) </p>
<p>Kembali ke menu <a href="http://islamsalafee.com">Salafy</a></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamsalafee.com/fatwa-manhaj-nasehat-salafy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hikmah Dalam Berdakwah 03</title>
		<link>http://islamsalafee.com/hikmah-salafy-manhaj-fiqih-tarbiyah/</link>
		<comments>http://islamsalafee.com/hikmah-salafy-manhaj-fiqih-tarbiyah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 06:31:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Manhaj]]></category>
		<category><![CDATA[Nasihat]]></category>
		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[salafy]]></category>
		<category><![CDATA[tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamsalafee.com/?p=406</guid>
		<description><![CDATA[Jadi, kewajiban kita bukan hanya sebatas menyebarkan ilmu atau sunnah, tanpa mempertimbangkan fitnah yang akan ditimbulkan dari penyebaran tersebut -karena pemahaman masyarakat yang dihadapi belum sampai ke sana- .
	Bahkan sebagian ulama seperti Imam Ibn al-Jauzi dan Imam Ibn ‘Aqil rahimahumallah mengatakan bahwa menyampaikan suatu ilmu kepada seseorang yang otaknya belum sampai untuk memahami ilmu tersebut, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://islamsalafee.com/wp-admin/images/28.jpg" alt="salafy islam" width="248" height="242" />Jadi, kewajiban kita bukan hanya sebatas menyebarkan ilmu atau sunnah, tanpa mempertimbangkan fitnah yang akan ditimbulkan dari penyebaran tersebut -karena pemahaman masyarakat yang dihadapi belum sampai ke sana- .<br />
	Bahkan sebagian ulama seperti Imam Ibn al-Jauzi dan Imam Ibn ‘Aqil rahimahumallah mengatakan bahwa menyampaikan suatu ilmu kepada seseorang yang otaknya belum sampai untuk memahami ilmu tersebut, hukumnya adalah haram; karena dikhawatirkan akan menimbulkan fitnah .<br />
	Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu menasehatkan,<br />
(حدثوا الناس بما يعرفون أتريدون أن يكذب الله ورسوله؟).<br />
“Berbicaralah kepada setiap manusia dengan masalah-masalah yang mampu mereka pahami, apakah kalian suka bila Allah dan Rasul-Nya didustakan?” .<br />
	Ibn Mas’ud radhiyallahu’anhu menyampaikan nasehat serupa,<br />
(ما أنت بمحدث قوماً حديثاً لا تبلغه عقولهم إلا كان فتنةً لبعضهم).<br />
“Tidaklah engkau membicarakan suatu perkara kepada suatu kaum -yang tidak dapat mereka pahami- melainkan hal itu akan menimbulkan fitnah bagi sebagian dari mereka ” . </p>
<p><a title="salafy" href="http://islamsalafee.com/wp-admin/donlot/dakwah/03_Hikmah dalam Berdakwah.mp3">Hikmah Dalam Berdakwah 03 </a> </p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamsalafee.com/hikmah-salafy-manhaj-fiqih-tarbiyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makalah Hikmah Dalam Berdakwah</title>
		<link>http://islamsalafee.com/minhajus-sunnah-salafy/</link>
		<comments>http://islamsalafee.com/minhajus-sunnah-salafy/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 06:44:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[Manhaj]]></category>
		<category><![CDATA[Nasihat]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah. fiqh]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Salaf]]></category>
		<category><![CDATA[sunnah]]></category>
		<category><![CDATA[tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamsalafee.com/?p=412</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah makalah &#8220;Hikmah Dalam Berdakwah-Ust. Abdullah Zaen, Lc) yang ditulis dan direkam kajiannya, yang mana penulis bawakan beberapa contoh sikap hikmah dalam berdakwah, karena dengan membawakan contoh praktek nyata dari sikap hikmah inilah, banyak orang bisa memahami teori-teori sikap hikmah yang biasa kita dengar dalam ceramah-ceramah, atau kajian-kajian Islam.

Berhubung definisi dari hikmah adalah: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://islamsalafee.com/wp-admin/images/18.jpg" alt="salafy islam" width="248" height="242" />Berikut ini adalah makalah &#8220;Hikmah Dalam Berdakwah-Ust. Abdullah Zaen, Lc) yang ditulis dan direkam kajiannya, yang mana penulis bawakan beberapa contoh sikap hikmah dalam berdakwah, karena dengan membawakan contoh praktek nyata dari sikap hikmah inilah, banyak orang bisa memahami teori-teori sikap hikmah yang biasa kita dengar dalam ceramah-ceramah, atau kajian-kajian Islam.</p>
<p><span id="more-412"></span><br />
Berhubung definisi dari hikmah adalah: &#8220;Tepat dalam perkataan, perbuatan dan keyakinan, serta meletakkan sesuatu pada tempatnya yang sesuai&#8221;, dan hal itu tidak akan tercapai melainkan dengan membangunnya di atas pilar-pilarnya, dan pilar yang paling utama adalah ilmu yang dilandaskan di atas al-Qur&#8217;an dan hadits dengan pemahaman generasi terbaik umat ini dan para ulama yang setia meniti jalan mereka; maka penulis akan berusaha semampunya -dengan segala keterbatasan yang ada- untuk melandaskan setiap contoh di atas dalil-dalil dari al-Qur&#8217;an dan hadits, serta menghiasinya dengan perkataan atau praktek para ulama Ahlus Sunnah zaman dulu maupun sekarang.</p>
<p>Makalah ini sudah dikoreksi oleh beberapa ulama. Diantaranya para ulama tersebut adalah: Syaikh Dr. Ibrahim bin ‘Amir ar-Ruhaili hafizhahullah (Dosen Aqidah Universitas Islam Madinah) pada tanggal 4/1/1428, 5/1/1428 dan 20/1/1428 H, Syaikh Dr. Ali bin Ghazi at-Tuwaijiri hafizhahullah (Dosen Tafsir Universitas Islam Madinah) pada tanggal 4/1/1428 H, Syaikh Dr. Muhammad bin Abdul Wahab al-‘Aqil hafizhahullah (Dosen Aqidah Universitas Islam Madinah) pada tanggal 4/1/1428, 8/1/1428 dan 8/2/1428 H, Syaikh Abdul Malik bin Ahmad Ramadhani hafizhahullah (Da’i di kota Madinah dan penulis buku Madarik an-Nazhar (Pandangan Tajam terhadap Politik) pada tanggal 17/1/1428 H, Syaikh Dr. Yusuf bin Muhammad ad-Dakhil hafizhahullah (Dosen Hadits Universitas Islam Madinah) pada tanggal 19/1/1428 H dan Syaikh Dr. Abu Ibrahim bin Sulthan al-&#8217;Adnani hafizhahullah (Dosen Ushul Fiqh Universitas Islam Madinah dan penulis buku al-Quthbiyyah Hiya al-Fitnah) pada tanggal 15/3/1428 H .</p>
<p>Semoga penulis diberi taufiq oleh Allah ta&#8217;ala untuk menyampaikan yang haq, amien.</p>
<p><a title="salafy" href="http://islamsalafee.com/wp-admin/donlot/dakwah/Makalah_Hikmah_dalam_Berdakwah.zip">Makalah Hikmah Dalam Berdakwah </a></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamsalafee.com/minhajus-sunnah-salafy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TV, Pedang Bermata Ganda, Antara Harapan dan Realita</title>
		<link>http://islamsalafee.com/manhaj-nasehat-2/</link>
		<comments>http://islamsalafee.com/manhaj-nasehat-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 12:42:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Nasihat]]></category>
		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Manhaj]]></category>
		<category><![CDATA[nasehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamsalafee.com/?p=328</guid>
		<description><![CDATA[Diantara dampak TV adalah:
1.	Semakin merebaknya berbagai bentuk kejahatan dengan teknik dan cara terbaru.
2.	Melatih Para Penjahat amatir untuk belajar dari penjahat kawakan.
3.     Memberikan kesempatan penjahat kawakan untuk sharing ilmu kepada masyarakat  awam.
.
Kajian yang menarik dengan bahasa yang lugas dan ilmiah. Silakan mengikuti kajiannnya disini.
 TV, pedang bermata ganda, antara harapan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://islamsalafee.com/wp-admin/images/44.jpg" alt="salafy islam" width="248" height="242" />Diantara dampak TV adalah:<br />
1.	Semakin merebaknya berbagai bentuk kejahatan dengan teknik dan cara terbaru.<br />
2.	Melatih Para Penjahat amatir untuk belajar dari penjahat kawakan.<br />
3.     Memberikan kesempatan penjahat kawakan untuk sharing ilmu kepada masyarakat  awam.<br />
.<br />
Kajian yang menarik dengan bahasa yang lugas dan ilmiah. Silakan mengikuti kajiannnya disini.</p>
<p><a title="salafy" href="http://islamsalafee.com/wp-admin/donlot/2007-09-21_15.28-ZainalAbidin-BahayaTelevisi.mp3"> TV, pedang bermata ganda, antara harapan dan realita</a> </p>
<p>Kembali ke menu <a href="http://islamsalafee.com">Salafy</a></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamsalafee.com/manhaj-nasehat-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
<enclosure url="http://islamsalafee.com/wp-admin/donlot/2007-09-21_15.28-ZainalAbidin-BahayaTelevisi.mp3" length="105266" type="audio/mpeg" />
		</item>
		<item>
		<title>Bolehkah Menabung di Bank untuk Naik Haji</title>
		<link>http://islamsalafee.com/nasehat-manhaj/</link>
		<comments>http://islamsalafee.com/nasehat-manhaj/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2009 12:33:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Nasihat]]></category>
		<category><![CDATA[Manhaj]]></category>
		<category><![CDATA[Salaf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamsalafee.com/?p=325</guid>
		<description><![CDATA[Haji merupakan rukun islam. Bagaimana jika ibadah yang agung dan mulia ini dibangun diatas Muamalah dengan bank. 
Simak ulasannnya disini.
Bolehkah Menabung di Bank untuk Naik Haji  
Kembali ke menu Salafy

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://islamsalafee.com/wp-admin/images/44.jpg" alt="salafy islam" width="248" height="242" />Haji merupakan rukun islam. Bagaimana jika ibadah yang agung dan mulia ini dibangun diatas Muamalah dengan bank. </p>
<p>Simak ulasannnya disini.</p>
<p><a title="salafy" href="http://islamsalafee.com/wp-admin/donlot/304_Bolehkah menabung di bank untuk naik haji.mp3">Bolehkah Menabung di Bank untuk Naik Haji </a> </p>
<p>Kembali ke menu <a href="http://islamsalafee.com">Salafy</a></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamsalafee.com/nasehat-manhaj/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bukankah lebih Baik Mencari Kesamaan?</title>
		<link>http://islamsalafee.com/manhaj-nasehat/</link>
		<comments>http://islamsalafee.com/manhaj-nasehat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 08:56:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Manhaj]]></category>
		<category><![CDATA[Nasihat]]></category>
		<category><![CDATA[nasehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamsalafee.com/?p=309</guid>
		<description><![CDATA[Alloh menyukai persatuan dan membenci perselisihan. 
Apakah persatuan itu identik dengan kesamaan?
Persatuan yang berlandaskan apakah sebenarnya yang diinginkan?
Siimaklah pembahasannya berikut.
Bukankah lebih Baik Mencari Kesamaan? 
Kembali ke menu Salafy

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://islamsalafee.com/wp-admin/images/37.jpg" alt="salafy islam" width="248" height="242" />Alloh menyukai persatuan dan membenci perselisihan. </p>
<p>Apakah persatuan itu identik dengan kesamaan?</p>
<p>Persatuan yang berlandaskan apakah sebenarnya yang diinginkan?</p>
<p>Siimaklah pembahasannya berikut.</p>
<p><a title="salafy" href="http://islamsalafee.com/wp-admin/donlot/TanyaJawabAqidahManhaj/105_Bukankah lebih baik cari kesamaan.mp3">Bukankah lebih Baik Mencari Kesamaan? </a></p>
<p>Kembali ke menu <a href="http://islamsalafee.com">Salafy</a></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamsalafee.com/manhaj-nasehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Adakah dalam Islam ini Masalah Inti dan Kulit?</title>
		<link>http://islamsalafee.com/manhaj-ilmu-nasehat/</link>
		<comments>http://islamsalafee.com/manhaj-ilmu-nasehat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2009 08:11:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Manhaj]]></category>
		<category><![CDATA[Nasihat]]></category>
		<category><![CDATA[Tanya-Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[manhaj-hikmah-ilmu-dakwah-tarbiyah]]></category>
		<category><![CDATA[nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamsalafee.com/?p=300</guid>
		<description><![CDATA[Islam adalah agama yang sempurna. Kesempurnaannya mencapai tingkatan yang paripurna. Yang semua ajaran adalah kesempurnaannya, barang siapa menambahi kesempurnaannya akan celaka dan siapa yang menguranginya akan binasa.
Lalu benarkah pembagian antara islam kulit dan islam intinya?
Siimaklah pembahasannya berikut.
Adakah dalam Islam ini masalah inti dan kulit donlot 
Kembali ke menu Salafy

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://islamsalafee.com/wp-admin/images/35.jpg" alt="salafy islam" width="248" height="242" />Islam adalah agama yang sempurna. Kesempurnaannya mencapai tingkatan yang paripurna. Yang semua ajaran adalah kesempurnaannya, barang siapa menambahi kesempurnaannya akan celaka dan siapa yang menguranginya akan binasa.</p>
<p>Lalu benarkah pembagian antara islam kulit dan islam intinya?</p>
<p>Siimaklah pembahasannya berikut.</p>
<p><a title="salafy" href="http://islamsalafee.com/wp-admin/donlot/TanyaJawabAqidahManhaj/103_Adakah dlm Islam ini masalah inti dan kulit.mp3">Adakah dalam Islam ini masalah inti dan kulit donlot </a></p>
<p>Kembali ke menu <a href="http://islamsalafee.com">Salafy</a></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamsalafee.com/manhaj-ilmu-nasehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berdiri Untuk Hormat Kepada Orang Lain</title>
		<link>http://islamsalafee.com/fatwa-salafy-nasehat/</link>
		<comments>http://islamsalafee.com/fatwa-salafy-nasehat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Dec 2008 04:36:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Nasihat]]></category>
		<category><![CDATA[aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[Manhaj]]></category>
		<category><![CDATA[nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[salafy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamsalafee.com/?p=287</guid>
		<description><![CDATA[Dalam memberikan penghormatan seseorang memiliki cara masing-masing. Diantaranya dengan ucapan sembari gerakan anggota badan, berdiri, dsb. Kali ini kami sajikan fatwa ulama tentang boleh tidaknya memberikan salam kepada orang lain dengan berdiri.
Simak ulasannya disini.
 
Kembali ke menu Salafy

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://islamsalafee.com/wp-admin/images/25(a).jpg" alt="salafy islam" width="248" height="242" />Dalam memberikan penghormatan seseorang memiliki cara masing-masing. Diantaranya dengan ucapan sembari gerakan anggota badan, berdiri, dsb. Kali ini kami sajikan fatwa ulama tentang boleh tidaknya memberikan salam kepada orang lain dengan berdiri.</p>
<p>Simak ulasannya disini.</p>
<p><a title="salafy" href="http://islamsalafee.com/wp-admin/donlot/075-Fatwa_Berdiri Untuk Menghormat.mp3"> </a></p>
<p>Kembali ke menu <a href="http://islamsalafee.com">Salafy</a></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamsalafee.com/fatwa-salafy-nasehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kiat Menghafal</title>
		<link>http://islamsalafee.com/nasehat-sunnah/</link>
		<comments>http://islamsalafee.com/nasehat-sunnah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2008 04:12:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Nasihat]]></category>
		<category><![CDATA[nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[salafy]]></category>
		<category><![CDATA[sunnah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamsalafee.com/?p=285</guid>
		<description><![CDATA[Sebagian kalangan berpendapat bahwa mengahafal adalah tingkat paling rendah pemahaman seseorang akan sesuatu hal. Yang jadi masalah adalah bagaimana jika hafalan kita “bermasalah”?
Bagaimana kiat-kiat dalam menghafal sebelum kita menguasai bidang ilmu yang lainnya?
Silakan ikuti ulasannya berikut ini.
Kiat Menghafal  
Kembali ke menu Salafy

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://islamsalafee.com/wp-admin/images/31.jpg" alt="salafy islam" width="248" height="242" />Sebagian kalangan berpendapat bahwa mengahafal adalah tingkat paling rendah pemahaman seseorang akan sesuatu hal. Yang jadi masalah adalah bagaimana jika hafalan kita “bermasalah”?</p>
<p>Bagaimana kiat-kiat dalam menghafal sebelum kita menguasai bidang ilmu yang lainnya?</p>
<p>Silakan ikuti ulasannya berikut ini.</p>
<p><a title="salafy" href="http://islamsalafee.com/wp-admin/donlot/177_Bagaimana cara menghafal agar tidak sering lupa(3).mp3">Kiat Menghafal </a> </p>
<p>Kembali ke menu <a href="http://islamsalafee.com">Salafy</a></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamsalafee.com/nasehat-sunnah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Metode Sejati Mendidik Buah Hati 2</title>
		<link>http://islamsalafee.com/salafy-5/</link>
		<comments>http://islamsalafee.com/salafy-5/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2008 00:56:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhlaq]]></category>
		<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Nasihat]]></category>
		<category><![CDATA[Manhaj]]></category>
		<category><![CDATA[nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[sunnah]]></category>
		<category><![CDATA[tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://islamsalafee.com/?p=276</guid>
		<description><![CDATA[Anak sebagai titipan ilahi adalah anugrah yang mesti disyukuri. Berbagai metode pendidikan begitu banyak ditawarkan. Mulai dari yang personal konvensional klasikal sampai metode barat yang liberal.

Pendidikan Islam dipersimpangan jalan. Sebagian orang tua lebih mengutamakan pendidikan untuk bekal putra-putri mereka dengan apa yang sedang menjadi trend masa kini, ketimbang kembali kepada agama mereka. Padahal Alloh Azza [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://islamsalafee.com/wp-admin/images/30.jpg" alt="salafy islam" width="222" height="217" />Anak sebagai titipan ilahi adalah anugrah yang mesti disyukuri. Berbagai metode pendidikan begitu banyak ditawarkan. Mulai dari yang personal konvensional klasikal sampai metode barat yang liberal.</p>
<p><span id="more-276"></span></p>
<p>Pendidikan Islam dipersimpangan jalan. Sebagian orang tua lebih mengutamakan pendidikan untuk bekal putra-putri mereka dengan apa yang sedang menjadi trend masa kini, ketimbang kembali kepada agama mereka. Padahal Alloh Azza wa Jalla berfirman yang artinya : &#8220;Dan apabila kamu mengikuti kebanyakan manusia di bumi, maka benar-benar mereka akan menyesatkanmu dari jalan Alloh&#8221;</p>
<p>Hal ini tidak memperbaiki keadaan, namun justru  membuat jauh dari kejayaan. Kesuksesan yang mereka peroleh adalah kesuksesan yang semu, bernilai duniawi semata. Kenyataannya, sebagian sekolah menekankan kepada material oriented dan melahirkan lulusan-lulusan yang hedonisme, materialisme, dsb. Bukankah Imam Malik pernah berkata : &#8221; Tidaklah akan menjadi baik umat ini (dengan berbagai macam cara) kecuali dengan cara yang telah membuat baik umat sebelumnya&#8221;.</p>
<p>Alhamdulillah, sebagian orang tua kini sadar akan pentingnya pendidikan agama. Sebagian orang tua sudah mempercayakan pendidikan putra-putri mereka di ma&#8217;had (pesantren-pesantren). Sehingga mereka lulus sekolah tidak hanya menyelesaikan pendidikan mereka, tetapi menjadi orang yang siap untuk mengaplikasikan ilmu yang mereka terima di masyarakat, menjadi contoh kebaikan dan suri tauladan bagi kerabatnya, dan sanak familinya. Optimis menghadapi tantangan kehidupan bukan bermental melempem berhati apem atau jemblem. Bertahan dalam penderitaan, konsisten dalam kebenaran, dan bagi orangtuanya sebagai penyejuk pandangan.</p>
<p>&#8220;Allohumma wab lana min azwajina wa dzurriyatina qurrota a&#8217;yun waj &#8216;alnaa lil muttaqiena imama=Yaa Alloh karunikanlah penyejuk pandangan kami dari istri-istri kami dan keturunan kami dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa&#8221;</p>
<p>Simak lanjutan Metode Sejati Mendidik Buah Hati disini.</p>
<p><a title="salafy" href="http://islamsalafee.com/wp-admin/donlot/ustarmen/Bagaimana Mendidik Anak 02.mp3">Metode Sejati Mendidik Buah Hati 2 </a></p>
<p>Kembali ke menu <a href="http://islamsalafee.com">Salafy</a></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://islamsalafee.com/salafy-5/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
